Kegiatan dimulai dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Bapak Kepala Desa, yang memberikan sambutan singkat serta menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan keluarga, khususnya bagi lansia. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 orang lansia dari dusun Pucung Rumbak. Materi penyuluhan disampaikan oleh Bapak Ghufron sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan konsep Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), serta Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai program yang berkelanjutan dan saling terintegrasi dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga di berbagai tahapan usia.


Fokus utama penyuluhan adalah pemaparan 7 dimensi Lansia Tangguh.

Pada kesempatan kali ini, 4 dimensi pertama yang dibahas adalah:


- Dimensi fisik, yaitu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh agar lansia tetap aktif dan mandiri.


- Dimensi spiritual, yaitu penguatan nilai-nilai keagamaan dan keimanan untuk meningkatkan ketenangan batin.


- Dimensi intelektual, yaitu dorongan agar lansia tetap berpikir aktif dan terbuka terhadap pengetahuan baru.


- Dimensi emosional, yaitu kemampuan mengelola emosi serta menjaga kesehatan mental.



Selama kegiatan penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN berperan sebagai pemandu senam otak untuk melatih kekuatan ota

k para lansia.