Minggu, 09 Agustus 2026


Pada hari ini, kami melaksanakan kerja bakti bersama masyarakat di Dusun Gunung Kalong dalam rangka membantu warga melakukan perbaikan saluran irigasi. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong untuk mendukung kelancaran saluran irigasi yang digunakan oleh masyarakat. Kami turut membantu warga dalam proses pengerjaan dengan mengangkut batu dan berbagai material yang dibutuhkan untuk perbaikan irigasi secara bolak-balik dari lokasi material menuju area pengerjaan. Meskipun pekerjaan cukup menguras tenaga, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Warga saling membantu dan membagi tugas sesuai dengan kebutuhan di lapangan, sementara kami ikut terlibat secara langsung dalam pekerjaan fisik tersebut.


Keterlibatan kami dalam kerja bakti ini menjadi pengalaman yang berharga karena dapat berbaur dan bekerja bersama masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan lingkungan secara swadaya. Selain membantu proses perbaikan irigasi, kegiatan ini juga mempererat hubungan kami dengan warga Dusun Gunung Kalong. Suasana kerja bakti terasa akrab dan penuh kekeluargaan karena selama kegiatan berlangsung kami dapat berinteraksi, berbincang, dan saling membantu dengan warga. Melalui kegiatan ini, kami belajar secara langsung mengenai nilai gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menjaga serta memperbaiki fasilitas yang digunakan bersama.


Selain kegiatan bersih lingkungan, kami juga melaksanakan sosialisasi mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kepada masyarakat Dusun Gunung Kalong. Sosialisasi dilakukan dengan membagikan leaflet yang berisi informasi mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik serta akses masyarakat terhadap informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa. Leaflet dibagikan secara langsung kepada warga agar informasi yang disampaikan dapat diterima dan dibaca kembali oleh masyarakat.


Penyampaian informasi tidak hanya dilakukan melalui pembagian leaflet secara umum, tetapi juga menggunakan pendekatan door to door dan komunikasi secara personal. Kami mendatangi dan berbincang langsung dengan warga satu per satu untuk menjelaskan isi leaflet dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Pendekatan personal ini dilakukan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung mengenai informasi yang disampaikan. Beberapa warga juga menunjukkan ketertarikan dengan memberikan tanggapan serta menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan akses informasi di desa.


Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mengetahui dan memahami hak mereka dalam memperoleh informasi publik. Pelaksanaan sosialisasi melalui pendekatan personal diharapkan dapat membuat informasi mengenai keterbukaan informasi publik lebih mudah diterima oleh masyarakat karena disampaikan secara langsung dan sesuai dengan kondisi warga.


Secara keseluruhan, kegiatan kerja bakti dan sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Dusun Gunung Kalong berjalan dengan lancar. Antusiasme dan keterbukaan warga selama kegiatan menjadi pengalaman yang berharga bagi kami dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, masyarakat yang aktif, serta hubungan yang lebih terbuka antara masyarakat dan pemerintah desa.