Monitoring Perkembangan Tanaman Cabai KWT dan Implementasi Lanjutan Teknologi Lubang Resapan Biopori di Lingkungan Masyarakat
Kegiatan hari ini difokuskan pada dua agenda utama yaitu penguatan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Agenda dimulai dengan melakukan monitoring rutin terhadap tanaman cabai di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) guna memantau perkembangan pertumbuhan bibit serta memastikan kesehatan tanaman terhindar dari serangan hama. Selain pengecekan fisik, dilakukan pula perawatan ringan berupa pembersihan gulma dan pemastian ketersediaan air pada media tanam agar produktivitas lahan tetap terjaga. Kegiatan ini sangat penting untuk menjamin keberlanjutan program pertanian mandiri bagi kelompok perempuan di desa tersebut.
Setelah agenda di lahan KWT selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan lubang resapan biopori di beberapa titik lingkungan rumah warga. Proses ini meliputi pengeboran tanah sedalam satu meter dan pemasangan instalasi pipa sebagai upaya meningkatkan daya serap air tanah sekaligus meminimalisir risiko genangan saat musim hujan. Dalam pelaksanaan pembuatan biopori, dilakukan pula edukasi langsung kepada warga mengenai manfaat pengisian sampah organik ke dalam lubang biopori sebagai sarana pengomposan alami. Melalui kombinasi kedua kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih asri, mandiri secara pangan, serta memiliki sistem drainase yang ramah lingkungan.