Hari ketujuh kami dimulai dengan ritme yang produktif. Sebagaimana biasa, tim terbagi untuk memaksimalkan pengabdian. Dua rekan kami bersiaga di Balai Desa, sementara sisanya melangkah menuju SDN 3 Menganti. Di sana, sebuah inovasi sederhana coba kami tanamkan. Lima rekan kami mengajak adik-adik kelas 4 menyelami dunia pertanian modern melalui pembuatan Microgreen. Melihat antusiasme mereka menyentuh media tanam adalah melihat harapan tentang kemandirian pangan sejak dini. Di sudut lain, tiga rekan kami kembali berbagi tawa dalam sosialisasi PHBS bersama adik-adik kelas 1, memastikan kebiasaan sehat tumbuh seiring dengan bertambahnya usia mereka. Langkah kami tidak berhenti di sekolah. Siang harinya, perjalanan berlanjut ke Dusun Rawabayem. Didampingi oleh Pak Kadus Hamid, kami bertamu ke jantung ekonomi warga melalui tiga UMKM kebanggaan dusun ini.

Kami belajar tentang ketelitian di produksi Cake & Bakery, melihat proses pembuatan Tahu Putih yang lembut, hingga mencicipi kesegaran inovatif dari Puding Kelapa Muda. Hari ini kami belajar bahwa Menganti bukan hanya tentang bentang alam, tapi juga tentang tangan-tangan kreatif yang terus berproduksi demi roda ekonomi yang berputar.