Kegiatan pada hari ini diawali pada pukul 07.00–08.00 WIB dengan program literasi bagi anak-anak sebagai upaya meningkatkan minat baca serta menumbuhkan kebiasaan literasi sejak usia dini. Setelah itu, perwakilan kelompok melaksanakan piket desa pada pukul 07.30–13.00 WIB di Kantor Desa Penakir dengan membantu perangkat desa dalam kegiatan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Di sela pelaksanaan piket desa, beberapa anggota kelompok melakukan pemasangan papan peta desa pada pukul 09.45–10.45 WIB sebagai media informasi yang memudahkan masyarakat maupun pendatang dalam mengenali lokasi dan wilayah Desa Penakir. Pada waktu yang hampir bersamaan, tepatnya pukul 09.30 WIB, sebagian anggota lainnya mengikuti kegiatan Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon Rabu Pon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan upaya penghijauan desa. Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB, beberapa anggota KKN memasang poster struktur kepengurusan desa pada majalah dinding (mading) informasi desa agar masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai susunan pemerintahan desa.

Memasuki siang hingga sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan biopori yang berlangsung pada pukul 13.30–15.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan melalui pembuatan lubang resapan air yang dapat meningkatkan daya serap tanah sekaligus membantu mengurangi potensi genangan air.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga melaksanakan pemasangan banner branding UMKM pada pukul 11.50 WIB, 13.40 WIB, dan 16.10 WIB di beberapa lokasi usaha. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan QRIS kepada pelaku UMKM pada pukul 16.20 WIB sebagai bentuk dukungan terhadap legalitas usaha, penerapan sistem transaksi digital, serta penguatan identitas dan daya saing UMKM agar dapat berkembang secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Pada malam hari, seluruh anggota KKN melaksanakan kegiatan evaluasi dan diskusi kelompok di posko. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan perkembangan program kerja yang telah dilaksanakan, penyelesaian agenda yang masih berjalan, serta persiapan kegiatan perpisahan KKN bersama pemerintah desa dan masyarakat. Melalui diskusi tersebut, seluruh anggota menyamakan persepsi, membagi tugas, dan menyusun langkah-langkah yang diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat terlaksana dengan baik hingga penutupan.