Intensifikasi Pekarangan dan Pemberian Pupuk Pestisida Non Kimia
Pada hari Minggu, 18 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan salah satu program kerja berupa sosialisasi dan praktik intensifikasi pekarangan serta pemberian pupuk dan pestisida non kimia. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rezeki yang berlokasi di Dusun Gunung Kembang, Desa Gombong. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal serta mendorong penggunaan input pertanian yang ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai konsep intensifikasi pekarangan. Dalam sesi ini, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian intensifikasi pekarangan, manfaatnya bagi ketahanan pangan keluarga, serta potensi pekarangan sebagai sumber pangan sehat dan bernilai ekonomi. Peserta diberikan pemahaman bahwa pekarangan dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui pemilihan tanaman yang tepat dan teknik budidaya yang sederhana.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pemanfaatan sayur kale sebagai komoditas dalam intensifikasi pekarangan. Mahasiswa menjelaskan alasan pemilihan kale, kandungan gizi yang tinggi, serta manfaatnya bagi kesehatan. Selain itu, disampaikan pula teknik budidaya kale yang mudah diterapkan di pekarangan rumah, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif sayuran yang bernilai gizi tinggi bagi keluarga.
Setelah itu, dilakukan sosialisasi mengenai pupuk dan pestisida non kimia. Materi ini menekankan pentingnya penggunaan bahan-bahan alami yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan. Mahasiswa memperkenalkan beberapa jenis pupuk dan pestisida non kimia yang dapat digunakan, seperti pupuk guano, hainut daun, dan bio SPF, serta menjelaskan fungsi dan cara pengaplikasiannya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pindah tanam sayur kale yang telah siap tanam. Peserta bersama mahasiswa KKN secara langsung mempraktikkan teknik pindah tanam yang benar agar tanaman dapat tumbuh optimal. Setelah proses pindah tanam, dilakukan pemberian pupuk dan pestisida non kimia berupa pupuk guano, hainut daun, dan bio SPF sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan tanaman serta mencegah serangan hama dan penyakit.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan mahasiswa KKN. Dokumentasi ini bertujuan untuk mengabadikan jalannya kegiatan serta sebagai bahan laporan dan evaluasi program kerja. Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme yang baik dari anggota Kelompok Wanita Tani Sumber Rezeki, dengan harapan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pemanfaatan pekarangan dan penerapan pertanian ramah lingkungan di Desa Gombong.