Kegiatan hari ini diawali dengan pelaksanaan sosialisasi dan edukasi di SD Negeri 1 Kutaliman. Saya bersama tim memaparkan rangkaian materi penting bagi siswa, meliputi edukasi pola hidup bersih melalui praktik mencuci tangan, pembekalan jiwa kepemimpinan, serta materi krusial mengenai pencegahan perundungan (anti-bullying) dan pencegahan kekerasan seksual. Di sela kegiatan tersebut, saya juga berkesempatan mendampingi siswa kelas 1 dalam pembelajaran matematika dasar (penjumlahan) serta membantu pendistribusian Pemberian Makanan Bergizi (MBG). Secara khusus, saya dan Oliv menyampaikan modul terkait perundungan, yang menekankan pada definisi, jenis-jenis tindakan yang dilarang, serta penguatan sikap penolakan terhadap segala bentuk intimidasi di lingkungan sekolah.

​Memasuki siang hari, tim menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Sehah. Dalam pertemuan ini, beliau menyerahkan dana stimulan program kerja sebesar satu juta rupiah guna mendukung operasional kegiatan. Selanjutnya, dalam kapasitas saya sebagai Koordinator Kecamatan (Kormacam), saya mendampingi Bapak Sehah dan Indra selaku Koordinator Kabupaten (Kormakab) untuk meninjau progres kegiatan di Desa Kalikesur dan Desa Melung. Agenda kunjungan ini difokuskan pada sinkronisasi program kerja unggulan serta penguatan koordinasi lintas desa.

​Menjelang sore, kami melanjutkan perjalanan menuju Posko Desa Windujaya untuk melakukan sesi evaluasi dan berbagi (sharing) terkait dinamika internal serta tantangan lapangan yang dihadapi rekan-rekan mahasiswa di sana. Setelah seluruh rangkaian koordinasi selesai, saya bersama rekan-rekan menuju Rumah Sakit Wijayakusuma untuk menjenguk saudara Reza, salah satu anggota kelompok kami yang sedang menjalani perawatan medis akibat sakit tifus. Rangkaian agenda hari yang padat ini ditutup dengan makan malam bersama di posko serta menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Desa yang datang untuk berbincang santai mengenai perkembangan program KKN di Desa Kutaliman