Edukasi dan Kreasi Poster Pemilihan Sampah di SDN 2 Gandatapa dan Piket Balai Desa
EDUKASI DAN KREASI POSTER PEMILAHAN SAMPAH
Program kerja edukasi ke Sekolah Dasar (SD) dengan tema "Sampahku Tanggung Jawabku" dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik dan benar. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, jenis-jenis sampah (organik, anorganik, dan B3), serta pentingnya memilah sampah sesuai kategorinya. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif disertai sesi tanya jawab agar siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan. Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan dilanjutkan dengapiketn sesi games edukatif yang berkaitan dengan materi pemilahan sampah. Melalui permainan tersebut, siswa diajak mengenali dan mengelompokkan berbagai jenis sampah dengan cara yang menarik sehingga pemahaman mereka semakin meningkat. Selanjutnya, siswa mengikuti kegiatan kreasi poster bertema pemilahan jenis-jenis sampah sebagai media untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Di akhir kegiatan, dilakukan evaluasi singkat melalui diskusi dan pemberian apresiasi kepada siswa yang aktif berpartisipasi. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menerapkan kebiasaan membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan, serta menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.
Piket Balai Desa
Pada program piket desa hari ini dilaksanakan kegiatan penginputan data serta pengisian dan penomoran surat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan administrasi desa agar setiap dokumen dapat tersusun dengan baik dan lebih mudah saat dibutuhkan.
Selain itu, penginputan data dan penomoran surat juga membantu menjaga kerapian administrasi sehingga proses pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih lancar. Melalui kegiatan ini, penulis juga memperoleh pengalaman dalam memahami alur pengelolaan administrasi di kantor desa, mulai dari pencatatan data hingga pengarsipan dokumen secara tertib.