Pelaksanaan Program Literasi Sekolah, Pelayanan Perpustakaan, dan Strategi Media
Pada hari ke-21 pelaksanaan KKN Tematik Literasi, Kelompok 34 melaksanakan empat program kerja, yaitu pelayanan perpustakaan, membaca nyaring (read aloud), menulis cerita berbasis isi buku bacaan, dan strategi media.
Kegiatan membaca nyaring dilaksanakan di SD Negeri 5 Tritih Wetan dengan sasaran siswa kelas 2 SD. Kegiatan ini merupakan hari ketiga pelaksanaan program membaca nyaring (read aloud), yang bertujuan untuk memperkuat kebiasaan membaca, meningkatkan kemampuan menyimak, serta menumbuhkan minat baca siswa melalui kegiatan literasi yang menyenangkan. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang didampingi oleh mahasiswa KKN. Setiap kelompok membacakan buku kategori A dan B1 dengan judul yang berbeda dari pertemuan sebelumnya. Selama kegiatan, mahasiswa mengajak siswa berdiskusi mengenai isi cerita serta memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif menyimak, menjawab pertanyaan, dan berani menyampaikan pendapat sebagai upaya meningkatkan minat baca dan kemampuan memahami bacaan.
Selanjutnya, di SD Negeri 4 Tritih Wetan, siswa kelas 5 mengikuti kegiatan menulis cerita berbasis isi buku bacaan. Setelah membaca bersama, siswa berdiskusi dalam kelompok untuk menyusun alur cerita baru dengan tetap menggunakan latar dan tokoh dari cerita yang telah dibacakan. Pada hari ini, setiap kelompok berhasil menyelesaikan rancangan cerita yang akan dibukukan pada pertemuan berikutnya sebagai antologi karya siswa.
Kegiatan pelayanan perpustakaan dilaksanakan di Perpustakaan Ngudi Ilmu pada pukul 12.00–15.00 WIB. Meskipun belum terdapat pengunjung, mahasiswa tetap melaksanakan piket dengan melakukan penataan koleksi buku di rak, pengecekan administrasi perpustakaan yang meliputi buku inventaris dan buku sirkulasi, serta menjaga kebersihan ruang perpustakaan agar tetap nyaman dan siap digunakan oleh masyarakat.
Selain itu, dilakukan strategi media melalui pendokumentasian dan publikasi kegiatan pada Instagram (feed dan story). Dokumentasi difokuskan pada pelaksanaan program membaca nyaring dan menulis cerita berbasis isi buku bacaan, kemudian dipublikasikan secara real-time melalui story serta dikemas dalam feed dengan konsep storytelling. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan keterlibatan audiens, serta mendokumentasikan pelaksanaan program literasi kepada masyarakat.