Kegiatan KKN hari ke-23 diawali dengan agenda pengambilan bibit tanaman ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sejak pagi kami sudah bersiap karena kegiatan ini cukup penting untuk mendukung program kerja di bidang lingkungan, khususnya penanaman pohon. Setelah berkoordinasi, kami berangkat menuju lokasi pengambilan bibit yang berada di sekitar area dekat Menara Teratai.

Sesampainya di lokasi, kami menemui petugas DLH untuk proses administrasi sekaligus memastikan jenis dan jumlah bibit yang akan dibawa. Total bibit yang kami ambil berjumlah 30 bibit, dengan rincian:

  • Bibit Tanjung sebanyak 10 batang
  • Bibit Bungur sebanyak 10 batang
  • Bibit Curutan sebanyak 10 batang

Petugas juga sempat memberikan arahan singkat terkait cara perawatan awal bibit sebelum ditanam, seperti pentingnya penyiraman rutin dan penempatan bibit di lokasi yang cukup cahaya matahari. Kegiatan pengambilan bibit ini menjadi langkah awal yang penting karena nantinya bibit-bibit tersebut akan digunakan dalam program penanaman pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan penghijauan desa. Setelah semua bibit dimuat dengan hati-hati agar tidak rusak, kami kembali ke posko.

Setibanya di posko, kegiatan saya dilanjutkan dengan mengerjakan laporan akhir KKN. Pada tahap ini saya mulai merapikan bagian-bagian laporan yang sudah dikerjakan sebelumnya serta menambahkan perkembangan terbaru dari program kerja yang sedang berjalan. Penyusunan laporan akhir ini membutuhkan ketelitian karena harus memuat seluruh rangkaian kegiatan KKN secara sistematis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Di sore hingga malam hari, kami mengadakan briefing kelompok untuk membahas persiapan kegiatan sosialisasi di SD 1. Sosialisasi ini akan mengangkat tema mitigasi bencana, dengan fokus utama pada tanah longsor, mengingat kondisi geografis wilayah yang cukup berpotensi mengalami bencana tersebut.