Dukung Budaya Literasi Berkelanjutan, Mahasiswa KKN Literasi Padukan Pembelajaran dan Pelayanan Perpustakaan
Paketingan, 27 Juli 2026 – Penguatan budaya literasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di sekolah, tetapi juga melalui optimalisasi layanan perpustakaan serta pemenuhan sarana pendukung program literasi. Komitmen tersebut kembali diwujudkan oleh Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui rangkaian kegiatan yang meliputi program Cerdas Mengulas Buku di SDN Paketingan 3, pelayanan perpustakaan di Perpustakaan Tholabul Ilmi, serta pengambilan perbekalan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Kantor Kecamatan Maos pada Senin (27/7).
Kegiatan diawali di SDN Paketingan 3 melalui program Cerdas Mengulas Buku yang diikuti oleh siswa kelas III. Dalam kegiatan ini, siswa diajak membaca buku pilihan, memahami isi bacaan, kemudian menyampaikan kembali isi, pesan, maupun pendapat mereka terhadap buku yang telah dibaca. Mahasiswa KKN mendampingi siswa selama proses berlangsung serta memberikan arahan agar mereka mampu mengungkapkan hasil pemahamannya dengan percaya diri. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dilatih meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, berbicara, dan menyampaikan gagasan.
Setelah kegiatan di sekolah selesai, sebagian anggota tim melanjutkan kegiatan di Perpustakaan Tholabul Ilmi dengan membantu pelayanan perpustakaan kepada masyarakat. Selain melayani peminjaman dan pengembalian buku, mahasiswa juga membuka pelayanan pendaftaran peserta lomba Cerdas Mengulas Buku yang akan diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian program literasi. Kehadiran mahasiswa di perpustakaan diharapkan dapat membantu kelancaran pelayanan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan literasi.
Di sisi lain, empat perwakilan Tim KKN Tematik Literasi 14 bertugas menuju Kantor Kecamatan Maos untuk mengambil perbekalan program yang disalurkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Perbekalan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program literasi selama KKN berlangsung sehingga kegiatan yang dijalankan dapat terlaksana secara lebih optimal.
Rangkaian kegiatan hari ini menunjukkan bahwa pembangunan budaya literasi memerlukan kolaborasi melalui berbagai aspek, mulai dari pembelajaran di sekolah, peningkatan kualitas layanan perpustakaan, hingga penyediaan sarana pendukung program. Melalui sinergi bersama sekolah, pemerintah desa, Perpustakaan Tholabul Ilmi, dan Perpusnas, Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman berharap setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat ekosistem literasi yang berkelanjutan di Desa Paketingan.