Hari Ketiga belas KKN di Desa Kutaliman
Hari ketiga belas pada 19 Januari 2026, diisi dengan kegiatan yang kembali menyatu dengan suasana sekolah dasar. Pagi hari dimulai dengan menyapa anak-anak yang sudah berkumpul di kelas dengan wajah ceria dan penuh rasa ingin tahu. Kegiatan pertama difokuskan pada Sosialisasi Perilaku Bersih dan Hidup Sehat (PHBS) untuk anak-anak kelas 1 hingga kelas 3. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami, diselingi obrolan ringan supaya suasana tidak terasa tegang. Anak-anak tampak antusias, beberapa kali mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan atau sekadar bercerita tentang kebiasaan sehari-hari di rumah.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik PHBSKnususnya cara mencuci tangan yang benar. Anak-anak diajak langsung mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan secara runtut, mulai dari membasahi tangan, menggosok sela-sela jari, hingga membilas dengan bersih. Suasana menjadi semakin hidup karena banyak anak yang ingin maju dan mencoba sendiri. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan persiapan Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak. Proses persiapan dilakukan bersama-sama sambil menjelaskan secara singkat pentingnya makanan sehat bagi tubuh agar tetap kuat dan semangat belajar.
Di sela kegiatan tersebut, waktu juga dimanfaatkan untuk mengajar anak kelas 2. Proses belajar berlangsung dengan suasana santai namun tetap terarah. Anak-anak terlihat aktif, beberapa di antaranya tidak ragu bertanya ketika belum memahami materi. Interaksi yang terjalin terasa hangat dan menyenangkan, sehingga kegiatan belajar tidak terasa membosankan.
Setelah kegiatan bersama kelas bawah selesai, fokus kemudian dialihkan kepada anak-anak kelas 4 hingga kelas 6. Pada sesi ini dilakukan sosialisasi mengenai kekerasan seksual, leadership, dan anti bullying. Materi disampaikan dengan bahasa yang disesuaikan dengan usia anak-anak, tanpa menakut-nakuti namun tetap memberikan pemahaman yang jelas. Anak-anak diajak berdiskusi mengenai sikap saling menghargai, berani bersikap baik, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman.
Agar suasana tetap hidup, kegiatan diselingi dengan sesi tanya jawab secara interaktif. Anak-anak yang berani menjawab atau maju ke depan diberikan hadiah kecil, sehingga mereka semakin termotivasi untuk berpartisipasi. Kelas menjadi ramai dengan antusiasme, tawa, dan semangat anak-anak yang berlomba-lomba mengangkat tangan.