Pendataan Buku di Perpustakaan Desa Mandala
Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, Kelompok 32 KKN Literasi Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan kegiatan pendataan serta penataan ulang koleksi buku di Perpustakaan Desa Mandala. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas administrasi perpustakaan, menata koleksi agar lebih sistematis, serta mendukung proses digitalisasi data sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Sejak pagi hari, para mahasiswa secara bersamaan melaksanakan berbagai tahapan, mulai dari pemberian stempel identitas perpustakaan dan nomor inventaris, pengelompokan buku berdasarkan kategori, pemasangan label pada punggung buku, hingga penginputan data koleksi ke dalam aplikasi spreadsheet.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menunjukkan capaian yang sangat baik. Sebanyak 600 buku telah berhasil diberikan stempel identitas beserta nomor inventaris sebagai tanda resmi kepemilikan perpustakaan. Selain itu, proses klasifikasi koleksi berdasarkan kategori berhasil mencakup 750 buku, sehingga penyusunan dan pencarian koleksi menjadi lebih mudah. Upaya digitalisasi juga mengalami perkembangan yang signifikan dengan selesainya proses input data sebanyak 700 buku ke dalam aplikasi spreadsheet. Sementara itu, pemasangan label pada punggung buku telah diselesaikan untuk 600 buku. Capaian tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan Perpustakaan Desa Mandala sebagai perpustakaan yang lebih tertata, modern, dan memiliki sistem pengelolaan koleksi yang lebih optimal untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat.
Selain melaksanakan kegiatan penataan koleksi perpustakaan, Kelompok 32 KKN Literasi Unsoed juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Pada siang hari, mahasiswa KKN berkesempatan menghadiri kegiatan arisan warga Dusun Penapen sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat setempat. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi momentum yang berharga untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial warga, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara tim KKN dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program-program pengabdian selama masa KKN berlangsung.
Di samping itu, pada sore harinya mahasiswa KKN turut melaksanakan kegiatan pendampingan belajar mengaji bagi anak-anak yang datang ke posko KKN. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pendidikan keagamaan di lingkungan desa. Dengan penuh antusias, anak-anak mengikuti pembelajaran membaca Iqro serta mendapatkan bimbingan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga berupaya menumbuhkan semangat belajar dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut mencerminkan komitmen Kelompok 32 KKN Literasi Unsoed untuk hadir dan berkontribusi secara aktif dalam kehidupan masyarakat, baik melalui program literasi, sosial, maupun pendidikan keagamaan.