Pagi hari yang riuh kami awali dengan Pendampingan Posyandu. Suara tangisan balita dan obrolan ibu-ibu menjadi backsound semangat kami. Kami membantu para kader menimbang berat badan, mengukur tinggi, dan mencatat data tumbuh kembang anak. Lelah berdiri terbayar lunas saat melihat bayi-bayi lucu ini dinyatakan sehat. Merekalah masa depan desa ini.


Siangnya, kami kembali bereksperimen di "laboratorium alam". Kali ini kami membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Ampas Kopi. Sebagai mahasiswa, kami melihat sayang banget kalau ampas kopi cuma dibuang begitu saja, padahal kandungan nitrogennya bagus buat tanaman. Prosesnya seru, dan jujur saja... aromanya jauh lebih bersahabat daripada pembuatan pupuk kandang kemarin! Hehe. Semoga inovasi sederhana ini bisa diadopsi warga buat menyuburkan pekarangan mereka tanpa biaya mahal.


Momen haru menutup hari ini. Bapak/Ibu DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) melakukan kunjungan terakhir ke posko. Kunjungan ini rasanya beda. Bukan lagi tegang diperiksa proker, tapi lebih ke suasana "pamitan". Beliau mengecek kesiapan akhir kami menjelang penarikan dan memberikan wejangan penutup. Ada rasa lega karena tugas hampir tuntas, tapi ada juga rasa sedih menyadari bahwa babak KKN ini benar-benar akan segera berakhir.


#KKNWonosobo #MahasiswaMengabdi #KKNLife #WonosoboAsri #CeritaKKN