Memperkuat Identitas dan Promosi UMKM melalui Branding Produk Unggulan dan Peta Jejak UMKM
Sabtu, 8 Agustus 2026, mahasiswa KKN-PM Kelompok 209 Universitas Jenderal Soedirman melaksanakan program kerja bidang ekonomi berupa bentuk fisik Branding Produk Unggulan dan Peta Jejak UMKM Desa Jembangan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pendataan dan pendampingan UMKM yang telah dilakukan sebelumnya. Jika pada tahap awal mahasiswa melakukan observasi dan pendataan pelaku usaha, kali ini hasil pendataan diwujudkan dalam bentuk media promosi dan informasi yang dapat digunakan secara langsung oleh pelaku UMKM maupun masyarakat. Sebanyak sepuluh mahasiswa terlibat dalam pemasangan berbagai media tersebut secara langsung di lokasi usaha dan Balai Desa Jembangan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pemasangan banner Branding Produk Unggulan di beberapa lokasi usaha warga. Banner dipasang pada lima titik UMKM, yaitu Warung Slamet, usaha Gula Jawa, Akbar Jaya Food, Dawen Snack, dan Mie Ayam Alas Kembang. Pemasangan dilakukan secara langsung bersama pemilik usaha dengan proses pengikatan dan pemakuan banner agar dapat terpasang dengan rapi, kokoh, dan mudah terlihat oleh masyarakat maupun calon konsumen. Media branding tersebut memuat informasi yang dapat memperkuat identitas usaha sekaligus memudahkan masyarakat mengenali dan menghubungi pelaku UMKM untuk melakukan pemesanan.
Setelah seluruh banner Branding Produk Unggulan terpasang, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan memasang banner Peta Jejak UMKM Desa Jembangan di Balai Desa Jembangan. Peta tersebut menjadi bentuk fisik dari hasil pendataan UMKM yang telah dilakukan mahasiswa di berbagai dusun selama pelaksanaan program kerja Jejak UMKM. Melalui peta ini, masyarakat maupun pengunjung desa dapat memperoleh gambaran mengenai keberadaan dan persebaran UMKM yang terdapat di Desa Jembangan. Pemasangan peta juga diharapkan dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi usaha lokal sehingga masyarakat semakin tertarik untuk mengenal dan membeli produk maupun menggunakan jasa yang tersedia di desa.
Seluruh proses pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama para pemilik usaha. Keterlibatan langsung pemilik UMKM dalam pemasangan banner menciptakan suasana kerja sama yang baik sekaligus menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program. Setelah seluruh banner terpasang, mahasiswa memastikan posisi dan kondisi media promosi agar dapat terlihat dengan jelas serta tetap aman digunakan. Rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan seluruh pemasangan selesai pada pukul 19.40 WIB.