Perpustakaan Keliling, Menulis Cerita dan Proyek Berbasis Buku Bacaan di SD Negeri Cidadap 02
Membaca akan lebih bermakna ketika mampu melahirkan ide dan karya. Berangkat dari semangat tersebut, Kelompok 37 KKN Tematik Literasi melaksanakan program Perpustakaan Keliling (Perpusling) di SD Negeri Cidadap 02 pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini dipadukan dengan proyek berbasis bahan bacaan serta penulisan cerita berbasis buku bacaan sebagai upaya mengembangkan kemampuan literasi siswa melalui aktivitas yang kreatif dan aplikatif.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan diawali dengan rutinitas sekolah, yaitu pembacaan Asmaul Husna dan senam bersama. Setelah itu, mahasiswa KKN mendampingi pelaksanaan program literasi di setiap kelas. Siswa kelas 5 mengikuti proyek berbasis bahan bacaan menggunakan buku Tempel Saja karya Ary Nilandari. Setelah membaca dan mendiskusikan isi buku, siswa menuangkan pemahamannya melalui pembuatan kolase dari berbagai jenis biji-bijian. Sementara itu, siswa kelas 6 mengikuti kegiatan menulis cerita berbasis buku bacaan yang bertujuan melatih kemampuan memahami isi bacaan sekaligus mengembangkan kreativitas dalam menulis.
Melalui pendampingan selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa memahami bacaan, memancing ide, serta memberikan arahan dalam proses berkarya. Pendekatan ini mendorong siswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga mengolah informasi menjadi karya kreatif dan tulisan yang mencerminkan pemahaman mereka terhadap isi buku.
Selag rangkaian kegiatan, perwakilan Kelompok 37 KKN Tematik Literasi juga berkesempatan mengunjungi beberapa usaha milik warga Desa Cidadap, di antaranya peternakan kambing Saanen dan usaha produksi keripik. Kunjungan ini menjadi sarana menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengenali potensi ekonomi lokal yang dapat mendukung pengembangan program pengabdian. Melalui kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat, Kelompok 37 KKN Tematik Literasi berharap budaya literasi dan semangat berkarya terus tumbuh sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan di masa depan.