Dalam rangka mendukung peningkatan ketahanan pertanian serta meminimalisir risiko gagal panen akibat serangan organisme pengganggu tanaman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rembang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan hama wereng. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Sambirata, Desa Wanogara Kulon, dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat.


Kegiatan sosialisasi berlangsung pada pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Waktu pelaksanaan yang disesuaikan dengan aktivitas warga bertujuan agar petani dan masyarakat dapat mengikuti kegiatan tanpa mengganggu pekerjaan utama mereka di lahan pertanian. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap bahaya hama wereng yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama dalam budidaya tanaman padi.


Kegiatan ini menghadirkan Bapak Nurrokhman selaku Koordinator BPP Rembang sebagai narasumber utama yang memberikan pemaparan terkait karakteristik hama wereng, faktor penyebab perkembangbiakannya, serta dampak yang ditimbulkan terhadap tanaman padi. Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa hama wereng tidak hanya merusak tanaman secara langsung melalui pengisapan cairan tanaman, tetapi juga berpotensi menjadi vektor penyebaran penyakit tanaman, sehingga pengendaliannya harus dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.


Selain pemaparan materi, mahasiswa KKN turut berperan dalam membantu proses penyampaian informasi, memfasilitasi jalannya kegiatan, serta mendukung interaksi antara narasumber dan warga. Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah pencegahan, seperti penggunaan varietas tahan wereng, pengaturan pola tanam, pengelolaan lingkungan sawah, serta pemantauan rutin terhadap kondisi tanaman. Tidak hanya itu, dijelaskan pula mengenai penanganan menggunakan obat atau pestisida, termasuk jenis pestisida yang sesuai, dosis yang dianjurkan, waktu aplikasi yang efektif, serta pentingnya penggunaan alat pelindung diri untuk menjaga keselamatan petani.


Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan sharing antara mahasiswa KKN, Bapak Nurrokhman, dan warga Dusun Sambirata. Dalam sesi ini, warga menyampaikan berbagai pengalaman lapangan terkait serangan wereng yang pernah terjadi, kendala dalam penggunaan obat, serta strategi yang selama ini mereka terapkan. Diskusi dua arah tersebut memperkaya pemahaman bersama sekaligus menjadi wadah pertukaran pengetahuan antara teori penyuluhan dan praktik di lapangan.


Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga mengenai pentingnya pengendalian hama wereng secara tepat. Diharapkan, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, BPP Rembang, dan masyarakat, upaya pencegahan dan penanganan hama dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga produktivitas pertanian di Dusun Sambirata, Desa Wanogara Kulon, dapat terjaga dan meningkat secara berkelanjutan.