KKN Day 31 — Pembiasaan Pagi di MI, Serah Terima Plakat Sekolah, dan Pertunjukan Sadranan
Jumat, 7 Agustus 2026
Hari ini kami menjalankan rangkaian kegiatan paling padat sejauh ini, mulai dari pendampingan sekolah di pagi hari hingga menyaksikan pertunjukan tradisional di malam hari.
Pagi hari, kami menjalankan kegiatan pendidikan di MI Ma'arif 1 Tlogopucang dengan mendampingi guru dalam kegiatan pembiasaan Jumat pukul 07.00 WIB. Untuk kelas 1-3, kegiatan pembiasaan meliputi mengaji dan bacaan Asmaul Husna secara bersama-sama, di mana kami turut mengisi waktu luang dengan ice breaking singkat sebelum masuk ke agenda selanjutnya. Ice breaking ini sekaligus menjadi cara kami lebih mengenal para siswa, mengingat ini adalah salah satu kesempatan pertama kami berinteraksi langsung dengan siswa-siswi MI Ma'arif dalam suasana yang lebih santai. Setelah sesi pembiasaan selesai, kami melanjutkan dengan mendampingi kegiatan ekstrakurikuler tilawah untuk siswa kelas 4-6, mengikuti dan memperhatikan bagaimana siswa-siswi yang lebih besar berlatih membaca Al-Qur'an dengan tajwid dan lagu yang sudah mereka pelajari.
Di sela-sela kegiatan tersebut, kami juga tetap menjalankan monitoring Pemberian Makanan Tambahan (PMT) seperti biasa, dibagikan kepada ibu hamil dan balita di Desa Tlogopucang.
Usai dari MI Ma'arif, kami melanjutkan kegiatan penyerahan plakat ke SDN 1 Tlogopucang, SDN 2 Tlogopucang, dan SMPN 3 Kandangan, sebagai bentuk apresiasi karena ketiga sekolah tersebut sudah bersedia menjalin kerja sama untuk pelaksanaan program kerja divisi pendidikan kelompok kami selama masa KKN. Penyerahan plakat ke tiga sekolah sekaligus dalam satu hari ini menjadi semacam penanda bahwa hampir seluruh rangkaian program pendidikan kami sudah berjalan dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah masing-masing.
Siang harinya, kami melanjutkan dengan program Pendampingan Transformasi UMKM Melalui Pemasaran Digital, dilanjutkan dengan digitalisasi pembayaran UMKM melalui QRIS di usaha milik Mas Anang, pedagang sayur dan buah di Dusun Karang Tengah yang sebelumnya juga pernah kami dampingi. Kunjungan kali ini menjadi tindak lanjut dari pendampingan sebelumnya, memastikan Mas Anang sudah bisa menggunakan QRIS dengan lancar dalam transaksi sehari-hari, sekaligus membantu strategi pemasaran digital sederhana agar usahanya lebih dikenal warga sekitar.
Sore harinya, kami mengikuti kegiatan TPQ di Masjid Dusun Karang Tengah, turut mendampingi anak-anak yang belajar mengaji di sana, membantu menyimak bacaan mereka satu per satu sesuai kemampuan masing-masing.
Malam harinya, kami mengikuti kegiatan Sadranan yang diadakan di Dusun Kartomargomulyo. Malam itu terdapat pertunjukan seni tradisional berupa Turonggo Sinar Cahyo, Gedruk STYB, dan Gagak Mataram, yang menyedot cukup banyak perhatian warga yang datang menyaksikan. Suasana malam itu ramai dan meriah, dengan warga dari berbagai usia berkumpul menonton pertunjukan, memberi kami kesempatan langka untuk menyaksikan sekaligus merasakan langsung kekayaan budaya lokal yang masih terjaga di Dusun Kartomargomulyo.
Enam kegiatan yang kami jalankan hari ini, mulai dari mendampingi anak-anak mengaji hingga menyaksikan kesenian tradisional di malam hari, menunjukkan betapa beragamnya sisi kehidupan Desa Tlogopucang yang sempat kami rasakan langsung sepanjang masa KKN ini.