Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun V dilakukan sebagai upaya konkret konservasi air tanah dan pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui teknik pelubangan tanah sedalam 40 cm yang kemudian diisi dengan sampah organik. Proses ini tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan daya serap air hujan guna mencegah genangan, tetapi juga mengubah limbah dapur menjadi kompos berkualitas yang bermanfaat bagi tanaman pekarangan anggota KWT. Pelaksanaan program ini dibarengi dengan kegiatan monitoring secara berkala untuk memastikan lubang tetap terisi sampah organik, memantau laju peresapan air, serta mengecek kondisi pipa saluran agar fungsi ekologis biopori tetap optimal dan berkelanjutan bagi lingkungan dusun.