•
📅
03 Feb 2026 • 06:32:00
Hari Kedua puluh tujuh KKN di Desa Kutaliman
Kegiatan pada hari kedua puluh tujuh, Senin, 2 Februari 2026, difokuskan pada pelaksanaan program lingkungan yang telah direncanakan sebelumnya, khususnya terkait upaya pencegahan bencana tanah longsor di wilayah Desa Kutaliman. Setelah melalui tahapan koordinasi dan pembahasan dengan perangkat wilayah, hari ini menjadi momentum penting untuk mulai merealisasikan program penanaman bibit di lapangan.Pada siang hari, kegiatan diawali dengan berkunjung ke rumah Ketua RW 3 dan RW 6. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penyerahan bibit tanaman berakar keras yang telah disiapkan untuk program penanaman di daerah-daerah rawan longsor. Penyerahan bibit tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga disertai dengan diskusi singkat mengenai lokasi penanaman yang dinilai paling membutuhkan serta teknis penanaman yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.Setelah proses penyerahan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit secara langsung di beberapa titik yang memiliki potensi kerawanan longsor. Kegiatan penanaman dilakukan bersama-sama dengan melibatkan pihak RW setempat, sehingga tercipta kerja sama dan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan. Bibit berakar keras dipilih karena memiliki peran penting dalam memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko erosi, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan dalam jangka panjang.Proses penanaman berlangsung dengan lancar meskipun medan di beberapa lokasi cukup menantang. Kondisi ini justru memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya program penanaman bibit sebagai langkah mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di wilayah-wilayah yang secara geografis rentan terhadap bencana alam seperti tanah longsor.Pada malam hari, kegiatan kembali difokuskan pada aspek administrasi dan dokumentasi dengan menyicil pengerjaan Laporan Akhir KKN serta buku DESTANA (Desa Tangguh Bencana). Penyusunan laporan dilakukan secara bertahap dengan merangkum kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk program penanaman bibit yang menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata KKN terhadap masyarakat desa. Proses ini membutuhkan ketelitian agar seluruh kegiatan dapat terdokumentasi dengan baik dan disusun secara sistematis.
Baca selengkapnya →