•
📅
03 Feb 2026 • 23:30:00
Hari Kedua puluh delapan KKN di Desa Kutaliman
Kegiatan pada hari kedua puluh delapan, Selasa, 3 Februari 2026, kembali diarahkan pada pelaksanaan program lingkungan sekaligus dukungan terhadap aktivitas administrasi desa. Hari ini menjadi lanjutan dari upaya nyata kelompok KKN dalam mendukung mitigasi bencana tanah longsor serta membantu kelancaran kegiatan desa melalui piket rutin.Kegiatan diawali dengan berkunjung ke rumah Ketua RT 2 RW 7 untuk melakukan koordinasi sekaligus penyerahan bibit tanaman berakar keras yang telah disiapkan sebelumnya. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil pemetaan wilayah rawan longsor yang telah dilakukan bersama perangkat desa. Setelah penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit secara langsung di beberapa titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi. Proses penanaman dilakukan dengan memperhatikan kondisi lahan, kemiringan tanah, serta akses lingkungan sekitar agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan optimal.Melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan tanaman berakar keras dapat berfungsi sebagai penguat struktur tanah dalam jangka panjang, sekaligus menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko terjadinya bencana tanah longsor. Keterlibatan Ketua RT dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kerja sama antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat, sehingga program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat berkelanjutan.Setelah kegiatan lapangan selesai, aktivitas dilanjutkan dengan piket di desa. Pada kegiatan piket ini, mahasiswa KKN membantu berbagai aktivitas yang sedang berjalan di kantor desa, salah satunya adalah mengurus dan memperbarui website desa. Kegiatan ini mencakup pengecekan konten, penyesuaian informasi, serta pengelolaan data agar informasi yang ditampilkan dapat diakses dengan baik oleh masyarakat. Melalui keterlibatan dalam pengelolaan website desa, mahasiswa KKN turut berkontribusi dalam mendukung transparansi informasi dan pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa.Pada malam hari, kegiatan difokuskan pada penyelesaian administrasi KKN, khususnya dengan menyicil pengerjaan Laporan Akhir KKN dan buku DESTANA (Desa Tangguh Bencana). Proses pengerjaan dilakukan dengan merangkum kegiatan yang telah dilaksanakan di lapangan, menyusun dokumentasi, serta menyesuaikan isi laporan dengan pedoman yang telah ditetapkan. Penyusunan buku DESTANA juga dilakukan secara bertahap sebagai upaya untuk menyajikan informasi kebencanaan desa secara sistematis dan mudah dipahami.
Baca selengkapnya →