Hectic Day-1 in Badak: Permulaan yang Padat namun Penuh Semangat
Hari pertama Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Belik dibuka dengan agenda koordinasi strategis yang padat. Sebagai Koordinator Mahasiswa Kabupaten (Kormakab), saya mengawali hari dengan pertemuan penting bersama Bapak Camat Belik, Pak Slamet, dan didampingi langsung oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kabupaten Pemalang, Pak Pahrul Fauzi. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan visi dan memastikan komunikasi antara pihak kecamatan dan mahasiswa berjalan lancar selama masa pengabdian ini. Diskusi singkat namun bermakna ini memberikan gambaran jelas mengenai harapan pemerintah kecamatan terhadap kehadiran kami.Agenda kemudian berlanjut ke acara seremonial penerimaan mahasiswa KKN yang berlangsung khidmat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pihak Bappeda, Camat Belik, Kepala Desa dari seluruh desa sasaran, hingga perwakilan mahasiswa dari tiap desa. Dalam forum ini, semangat kolaborasi sangat terasa, di mana pihak kecamatan dan desa secara resmi membuka pintu bagi kami untuk belajar dan berkontribusi. Bagi saya, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya tanggung jawab besar untuk membawa dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Belik.Setelah rangkaian acara tingkat kecamatan usai, saya beralih peran kembali ke "rumah" pengabdian saya di Desa Badak. Fokus utama sore itu adalah membangun identitas digital dan fisik kelompok. Saya menghabiskan waktu mendesain feeds untuk Instagram KKN Desa Badak agar publikasi kegiatan kami terlihat rapi dan menarik sejak awal. Selain itu, kami bersama-sama membereskan posko, menata ruang kerja, dan mematangkan persiapan logistik untuk beberapa program kerja (proker) yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.Hari pertama ini ditutup dengan kegiatan domestik yang mempererat bonding antar anggota kelompok. Melepas atribut formal, saya dan teman-teman berbagi tugas memasak untuk makan malam dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga (chores) lainnya. Meskipun sederhana, momen kebersamaan di dapur dan ruang tengah posko inilah yang menjadi penawar lelah setelah seharian beraktivitas. Hari pertama telah terlewati dengan produktif, dan kami siap menyambut tantangan hari-hari berikutnya di Desa Badak.
Baca selengkapnya →