Background KKN
Hari kedua
MUHAMMAD ATHA FADHILLAH
MUHAMMAD ATHA FADHILLAH
•
📅 08 Jan 2026 • 23:52:00

Hari kedua

1. Sosialisasi program kerja kepada perangkat desa di balai desa Kanding2. Pendataan aspek kerentanan dan kapasitas desa3. Survei BNBA4. Pembuatan program kerja definitif
Baca selengkapnya →
Day 2 KKN
MUHAMMAD HARIST FIKRI IMTIYAZ
MUHAMMAD HARIST FIKRI IMTIYAZ
•
📅 08 Jan 2026 • 23:51:00

Day 2 KKN

Sosialisasi program kerja ke0ada perangkat desa KandingPendataan aspek kerentanan desaSurvei BNBA Pembuatan Program kerja Definitif
Baca selengkapnya →
Kunjungan ke Ketua Kelompok Tani
TIARA PUTRI ANDHINI
TIARA PUTRI ANDHINI
•
📅 08 Jan 2026 • 23:51:00

Kunjungan ke Ketua Kelompok Tani

Telah dilaksanakan kunjung ke ketua kelompok tani "Ngudi Reha" Dusun 3 Desa Gunungwuled
Baca selengkapnya →
Pendampingan Posyandu dan Koordinasi Program Kerja Lanjutan
FINA JULIANTI
FINA JULIANTI
•
📅 08 Jan 2026 • 23:49:00

Pendampingan Posyandu dan Koordinasi Program Kerja Lanjutan

Kegiatan KKN pada hari kedua diawali sejak pagi hari dengan persiapan bersama di tempat tinggal. Mahasiswa melaksanakan kegiatan memasak dan makan pagi bersama sebagai bentuk kebersamaan sebelum memulai aktivitas. Setelah itu, dilakukan briefing pagi untuk membahas alur kegiatan, pembagian tugas, serta koordinasi teknis sebelum turun ke lapangan.Setelah briefing selesai, mahasiswa KKN berangkat menuju lokasi kegiatan. Dalam perjalanan, mahasiswa mengamati berbagai potensi yang dimiliki Desa Gunung Jaya, seperti hamparan sawah, kebun milik warga, kondisi alam yang masih asri, serta aktivitas UMKM dan penjual lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan.Kegiatan utama pada hari ini adalah pendampingan Posyandu yang meliputi Posyandu balita, lansia, dan ibu hamil. Mahasiswa turut membantu pelaksanaan Posyandu bersama kader setempat dan tenaga kesehatan, yaitu Bidan dan Kader. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan dan berat badan balita, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan darah, serta pemberian vaksin sesuai jadwal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin.Selain kegiatan Posyandu, mahasiswa juga melakukan pembahasan dan koordinasi terkait rencana program kerja di bidang pendidikan. Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi beberapa sekolah, yaitu SD Negeri 2 Gunung Jaya, SD Negeri 3 Gunung Jaya, dan SMP Negeri 1 Gunung Jaya. Pada kunjungan ke SD Negeri 3 Gunung Jaya, mahasiswa bertemu dan berdiskusi dengan Ibu Erna mengenai rencana kegiatan KKN yang akan dilaksanakan di lingkungan sekolah. Pembahasan ini dilakukan agar program kerja yang direncanakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan peserta didik.Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi ke Kepala Dusun 2, yaitu Bapak Slamet Daryo. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perkenalan serta upaya menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dengan perangkat dusun. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN serta menerima arahan dan masukan terkait kondisi masyarakat dan potensi yang ada di wilayah Dusun 2.Secara keseluruhan, kegiatan hari kedua berjalan dengan lancar dan memberikan banyak pengalaman serta pembelajaran bagi mahasiswa KKN, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi maupun pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa dengan perangkat desa dan warga setempat.
Baca selengkapnya →
Hari kedua, 8 Januari 2026
AILA GHEFIRA ANUGRAHINI
AILA GHEFIRA ANUGRAHINI
•
📅 08 Jan 2026 • 23:48:00

Hari kedua, 8 Januari 2026

Kegiatan hari ini dimulai dari penerimaan mahasiswa KKN oleh Pemerintah Desa di Balai Desa. Selanjutkan dilakukan kegiatan diskusi yang dibagi menjadi 2 kelompok. Diskusi dengan perangkat desa dan diskusi dengan BUMDes untuk keperluan program kerja selama berjalannya KKN Tematik Kebencanaan. Kegiatan hari ini diakhiri dengan berkunjung ke Posko KKN Tematik Kebencanaan Desa Kanding, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.
Baca selengkapnya →
Pembelian media tanam
INDAH SETYA RINI
INDAH SETYA RINI
•
📅 08 Jan 2026 • 23:48:00

Pembelian media tanam

Pembelian media tanam di Randudongkal untuk proker pembuatan demplot bidang lingkungan.
Baca selengkapnya →
Logbook 8 Januari 2026
CHOLID MUNTAHA
CHOLID MUNTAHA
•
📅 08 Jan 2026 • 23:46:00

Logbook 8 Januari 2026

Pada hari ini salah satu hal yang aku lakukan yaitu sosialiasi tentang proker les bahasa Jepang ke SD dan SMP
Baca selengkapnya →
DAY 2 KKN DESA KALISABUK
MAY CAHYA WULAN
MAY CAHYA WULAN
•
📅 08 Jan 2026 • 23:43:00

DAY 2 KKN DESA KALISABUK

Di hari kedua ini kami mengunjungi UMKM ciri khas makanan daerah kalisabuk yaitu tempat produksi gembus, kami juga mengunjungi rumah bapak RT untuk meminta izin pendampingan UMKM tersebut.
Baca selengkapnya →
Sowan perangkat desa
AZALIA ZAIKRA AL RIZKI
AZALIA ZAIKRA AL RIZKI
•
📅 08 Jan 2026 • 23:36:00

Sowan perangkat desa

Pada pukul 15.00 kami melaksanakan Sowan desa: Rt dan Rw dan menempelkan stiker potensi bencana yang diberikan oleh BPBD
Baca selengkapnya →
D-2 Pemetaan Data Sektoral Desa, Teknis Kartografi Bencana, dan Pendekatan Sosial
RANGGA
RANGGA
•
📅 08 Jan 2026 • 23:36:00

D-2 Pemetaan Data Sektoral Desa, Teknis Kartografi Bencana, dan Pendekatan Sosial

LOGBOOK HARIAN MAHASISWA KKN TEMATIK PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2026​Nama: RanggaNIM / Universitas: J1B023020/Universitas Jenderal SoedirmanFakultas: Ilmu BudayaLokasi KKN: Desa Baseh, Kabupaten BanyumasTanggal: Kamis, 8 Januari 2026​Aktivitas: Pemetaan Data Sektoral Desa, Teknis Kartografi Bencana, dan Pendekatan SosialWaktu: 09.00 – 12.00 WIB, 13.00 – 14.00 WIB, & 20.00 – 22.00 WIBMedia: Balai Desa Baseh & Posko KKNStatus: Selesai​Aktivitas 1: Koordinasi Data Demografi Rawan Bencana dan Potensi Sektoral (Sesi Pagi)​Waktu: 09.00 – 12.00 WIB​Pagi ini kami kembali mengunjungi Balai Desa untuk menggali data spesifik terkait wilayah rawan bencana. Informasi yang kami himpun dari Pak Sekdes Sunarko menunjukkan bahwa RW 4, 5, dan 6 adalah zona prioritas, dengan populasi masing-masing: RW 5 sebanyak 800 jiwa, RW 6 sebanyak 500 jiwa, dan RW 4 sebanyak 300 jiwa. Wilayah RW 6 teridentifikasi rawan karena berbatasan langsung dengan hutan Perhutani, sedangkan tebing di sekitar selokan telaga RW 5 sering mengalami longsor.​Peta kebencanaan desa yang ada ternyata sudah usang (hanya memuat tanah bergerak) dan belum diperbarui, sehingga kami berencana melakukan pembaruan SK Forum Pengurangan Risiko Bencana (SKFPRB) dengan target finalisasi data pada tanggal 20 Januari berkoordinasi dengan Pak Sukir. Strategi sosialisasi mitigasi disepakati untuk tidak hanya menyasar 3 RW rawan tersebut, melainkan menyeluruh ke semua RW.​Aspek sektoral lainnya juga kami petakan secara rinci:​Lingkungan & Peternakan: Sekitar 35-50% warga adalah peternak (mayoritas kambing, sebagian sapi dan ayam pedaging), dengan kandang yang umumnya jauh dari rumah khususnya di RW 5. Strategi evakuasi ternak diarahkan ke tanah lapang, dan kami akan mengundang perwakilan peternak tiap RT/RW serta Ketua RT pemilik ternak untuk diskusi mitigasi aset hidup ini.​Ekonomi: Potensi industri rumahan (keripik) akan kami fasilitasi melalui pembuatan banner dan promosi digital.​Kesehatan: Fokus diarahkan pada pengajuan proposal bantuan makanan bergizi untuk penanganan stunting, melengkapi program PSN yang sudah ada.​Pendidikan: Sosialisasi akan dilakukan menyeluruh ke sekolah-sekolah dengan prosedur perizinan bertahap (sekolah dulu, baru surat pengantar DPL).​Pemerintahan: Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) juga menjadi agenda tambahan.​Aktivitas 2: Diskusi Teknis Pembuatan Peta Destana dan Strategi FGD (Sesi Siang)​Waktu: 13.00 – 14.00 WIB​Sesi siang dimanfaatkan untuk diskusi teknis mengenai penyusunan peta Desa Tangguh Bencana (Destana). Kami mengulas kembali materi BPBD, termasuk cara pengisian lembar kerja Destana. Pembuatan peta risiko bencana akan mengolaborasikan referensi dari InaRisk, Google Maps, dan data spasial desa.​Teknis pencetakan peta disepakati menggunakan pengaturan properties Epson untuk ukuran A4 dikali 4 (format poster besar), dengan total cetak 4 lembar (peta bencana, peta administrasi, dan 2 cadangan). Persiapan untuk Focus Group Discussion (FGD) ke-2 juga dimatangkan, di mana kami perlu menambahkan satu peta jalur evakuasi—bisa menggunakan peta risiko yang telah ditandai atau peta baru. Arah orientasi peta saat pemasangan juga wajib menghadap ke Utara. Keputusan penting lainnya adalah menetapkan "tanah longsor" sebagai bahaya utama (main hazard), sementara "gunung api" dijadikan bahaya sekunder (side hazard), namun hal ini akan kami konsultasikan terlebih dahulu kepada Pak Seah (Korkab).​Aktivitas 3: Pendekatan Kultural dengan Warga Posko dan Anak-Anak Desa (Sesi Malam)​Waktu: 20.00 – 22.00 WIB​Malam harinya, suasana posko menjadi lebih hangat dengan agenda pendekatan sosial. Kami menghabiskan waktu berdiskusi santai dengan Bapak dan Ibu pemilik rumah posko untuk mempererat tali silaturahmi dan memahami norma sosial setempat lebih dalam.​Momen ini menjadi sangat berkesan karena kami menerima kejutan manis berupa hadiah pemberian dari anak-anak kecil di sekitar lingkungan posko. Penerimaan yang tulus dari warga dan anak-anak ini menjadi suntikan semangat moral bagi kami untuk menjalankan program pengabdian di Desa Baseh.​Refleksi dan Tindak Lanjut​Data yang didapat hari ini sangat padat dan krusial. Mengetahui bahwa 35-50% warga adalah peternak mengubah perspektif kami bahwa mitigasi bencana di Baseh tidak boleh hanya menyelamatkan nyawa manusia, tetapi juga aset ternak mereka.​Tindak lanjut besok adalah mulai menyusun draf peta risiko berdasarkan data Inaris dan Gmaps, serta menghubungi pihak sekolah untuk penjajakan jadwal sosialisasi.​Dicatat dengan detail dan komprehensif,​RanggaMahasiswa KKN Unsoed Desa Baseh
Baca selengkapnya →