•
đź“…
12 Jan 2026 • 22:35:00
D-6 Safari Perizinan Sekolah, Finalisasi Administrasi Desa, Pendampingan UMKM, dan Briefing Teknis FGD
LOGBOOK HARIAN MAHASISWA KKN TEMATIK PERIODE JANUARI-FEBRUARI 2026​Nama: RanggaNIM / Universitas: J1B023020/Universitas Jenderal SoedirmanFakultas: Ilmu BudayaLokasi KKN: Desa Baseh, Kabupaten BanyumasTanggal: Senin, 12 Januari 2026​Aktivitas: Safari Perizinan Sekolah, Finalisasi Administrasi Desa, Pendampingan UMKM, dan Briefing Teknis FGDWaktu: 08.00 – 09.10, 09.40 – 11.00, 11.10 – 12.30, 15.00 – 17.30, & 19.30 – 22.00 WIBMedia: Sekolah, Balai Desa Baseh, Percetakan, & Posko KKNStatus: Selesai​Aktivitas 1: Safari Perizinan Program Kerja ke Institusi Pendidikan (Sesi Pagi 1)​Waktu: 08.00 – 09.10 WIB​Pagi hari ini saya bersama rekan tim memulai kegiatan dengan melakukan safari kunjungan ke tiga institusi pendidikan yang berada di wilayah Desa Baseh. Tujuan utama kami adalah memohon izin pelaksanaan program sosialisasi mitigasi bencana yang akan menyasar siswa sekolah. Kunjungan pertama dilakukan ke SD Negeri 2 Baseh, dilanjutkan ke SMP Negeri 4 Kedungbanteng (yang berlokasi di Baseh), dan diakhiri di SD Negeri 1 Baseh. Respons dari pihak sekolah sangat positif dan terbuka terhadap rencana kegiatan edukasi yang kami tawarkan.​Aktivitas 2: Diskusi Teknis Pelatihan Mitigasi dan RAB dengan Perangkat Desa (Sesi Pagi 2)​Waktu: 09.40 – 11.00 WIB​Agenda berlanjut dengan koordinasi intensif di Balai Desa bersama perangkat desa. Topik diskusi berfokus pada pematangan konsep "Pelatihan Mitigasi dan Evakuasi". Kesepakatan strategis berhasil dicapai, di mana waktu pelaksanaan pelatihan akan disinkronkan dengan jadwal kegiatan rutin Kader Ibu-ibu RT dan RW agar partisipasi peserta maksimal. Kami juga membahas Rancangan Anggaran Biaya (RAB) kegiatan untuk memastikan efisiensi dana. Perangkat desa memberikan arahan spesifik agar luaran (output) dari kegiatan ini berupa brosur edukatif yang bisa dibawa pulang oleh warga sebagai panduan praktis.​Aktivitas 3: Administrasi Data UMKM dan Legalitas Proposal (Sesi Siang)​Waktu: 11.10 – 12.30 WIB​Sesi siang sebelum jam istirahat dimanfaatkan untuk menuntaskan urusan administratif desa. Saya meminta data mutakhir mengenai daftar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Baseh kepada staf desa sebagai basis data program ekonomi kami. Selain itu, saya juga menghadap Bapak Kepala Desa (Kades) untuk memohon tanda tangan pengesahan pada dokumen-dokumen penting kelengkapan KKN.​Aktivitas 4: Logistik Percetakan dan Pendampingan Legalitas Usaha Warga (Sesi Sore)​Waktu: 15.00 – 17.30 WIB​Sore hari diisi dengan mobilitas tinggi yang terbagi menjadi dua fokus. Sebagian tim "turun gunung" menuju pusat layanan percetakan untuk mengambil pesanan banner matriks program kerja serta menjilid dokumen Proposal Tentatif dan Proposal Definitif. Sementara itu, saya dan tim lapangan berkeliling ke lokasi pelaku UMKM di Desa Baseh. Kami melakukan pendampingan langsung untuk pembuatan label kemasan produk dan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) guna meningkatkan legalitas dan nilai jual produk warga.​Aktivitas 5: Briefing Persiapan FGD 1 dan Pembagian Tugas (Sesi Malam)​Waktu: 19.30 – 22.00 WIB​Malam hari kami berkumpul di posko untuk melaksanakan briefing matang persiapan Focus Group Discussion (FGD) 1 yang akan digelar besok. Fokus utama adalah pembagian tugas (jobdesk) dan bedah alur acara (rundown).​Kami menyepakati pembagian peran sebagai berikut:​FGD 1: Moderator dipegang oleh saya (Rangga), pemaparan materi InaRisk oleh Ika dan Reza, dokumentasi oleh Indah dan Fito, serta notulensi oleh Rizma dan Defi.​FGD 2: Moderator oleh Jasmine, pemaparan oleh Ika, Nana, dan Yuni, dokumentasi dan notulensi tetap oleh tim yang sama.​Rundown teknis FGD 1 besok dirancang detail mencakup:​Peta Administrasi: Meminta perangkat desa menggambar garis batas RW secara partisipatif.​Penilaian Bahaya: Identifikasi bahaya Tanah Bergerak, Longsor, dan Gunung Meletus.​Karakter Bahaya: Diskusi mengenai karakteristik spesifik ancaman di wilayah tersebut.​Peta Risiko: Validasi peta bahaya berdasarkan data InaRisk.​Aspek Kerentanan: Pendataan jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak di tiap RW.​Administrasi: Permintaan penerbitan SK FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) dan data relawan desa.​Refleksi dan Tindak Lanjut​Hari ini produktivitas tim sangat tinggi dengan tercapainya target perizinan sekolah dan kesiapan logistik FGD. Peran saya sebagai moderator besok menuntut pemahaman mendalam tentang peta risiko, sehingga malam ini saya akan meninjau kembali materi InaRisk.​Tindak lanjut besok pagi adalah mempersiapkan ruangan FGD di Balai Desa dan memastikan peta kerja ukuran besar siap digunakan untuk dicoret-coret oleh perangkat desa.​Dicatat dengan kesiapan matang,​RanggaMahasiswa KKN Unsoed Desa Baseh
Baca selengkapnya →