Hari Kedelapan KKN di Desa Kutaliman
Kegiatan hari kedelapan dipusatkan di lingkungan SD Negeri 1 Kutaliman dengan agenda yang cukup padat dan melibatkan banyak anak. Sejak pagi, suasana sekolah sudah terasa lebih ramai dari biasanya. Anak-anak terlihat antusias karena kegiatan hari ini berbeda dari rutinitas belajar di kelas.Pagi hari diawali dengan senam bersama anak-anak SD N 1 Kutaliman. Lapangan sekolah dipenuhi oleh barisan siswa yang mengikuti gerakan dengan penuh semangat. Beberapa anak terlihat masih canggung, sementara yang lain bergerak dengan percaya diri. Kegiatan senam ini menjadi pembuka yang menyenangkan sekaligus membantu mencairkan suasana sebelum masuk ke kegiatan selanjutnya. Tawa dan sorakan kecil terdengar selama senam berlangsung, membuat suasana pagi terasa hidup.Setelah senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Perilaku Bersih dan Hidup Sehat (PHBS) untuk anak kelas 1 sampai kelas 3. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak. Penjelasan difokuskan pada kebiasaan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Anak-anak terlihat cukup aktif, beberapa di antaranya berani menjawab pertanyaan dan bercerita tentang kebiasaan di rumah maupun di sekolah.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik PHBS, khususnya cara mencuci tangan yang benar. Anak-anak diajak mempraktikkan langsung langkah-langkah mencuci tangan dengan urutan yang tepat. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama agar anak-anak bisa meniru dan mengingat dengan lebih mudah. Setelah praktik cuci tangan, kegiatan dilanjutkan dengan mempersiapkan Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak. Momen ini dimanfaatkan untuk mengenalkan pentingnya makanan sehat dan bergizi bagi pertumbuhan mereka. Anak-anak terlihat senang dan tertib saat menerima makanan.Pada waktu yang sama, dilakukan juga kegiatan mengajar anak kelas 2. Proses belajar berlangsung dengan suasana santai dan interaktif. Anak-anak cukup responsif dan antusias mengikuti pelajaran. Interaksi langsung dengan siswa memberikan pengalaman tersendiri karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda dan membutuhkan pendekatan yang berbeda pula.Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi untuk anak kelas 4 sampai kelas 6. Materi yang disampaikan mencakup topik kekerasan seksual, leadership, dan anti bullying. Penyampaian materi dilakukan secara hati-hati dengan menyesuaikan usia dan pemahaman anak. Anak-anak diajak untuk mengenali batasan diri, pentingnya saling menghargai, serta keberanian untuk bersikap dan berkata benar. Diskusi kecil dilakukan agar anak-anak berani menyampaikan pendapat dan pengalaman yang mereka pahami.
Baca selengkapnya β