FADHILAH FARHAN NURROCHIM
•
📅
15 Jan 2026 • 21:49:00
Laporan Harian KKN: Monitoring Evaluasi DPL dan Pendampingan UMKM
Pagi ini dimulai dengan ritme yang lebih tenang. Secangkir kopi hangat menjadi teman diskusi ringan sebelum kami memulai agenda kunjungan ke rumah para pelaku UMKM di desa. Tujuan kami adalah untuk memetakan potensi ekonomi lokal sekaligus menjalin silaturahmi lebih dekat dengan warga. Namun, di tengah kegiatan, kami menerima kabar bahwa DPL (Dosen Pembimbing Lapangan), Pak Sarno, akan melakukan kunjungan ke posko. Sebagian tim tetap melanjutkan pendampingan UMKM, sementara saya bersama Prisil dan Hanif segera kembali ke posko untuk mempersiapkan penyambutan.Kehadiran Pak Sarno di posko membawa suasana yang mencerahkan. Beliau memberikan banyak wejangan dan evaluasi mendalam mengenai pelaksanaan KKN yang telah berjalan. Teman-teman yang sebelumnya sempat terjebak hujan di rumah pelaku UMKM akhirnya bisa berkumpul kembali di posko tepat waktu untuk mendengarkan arahan beliau. Diskusi ini menjadi pengingat bagi kami semua tentang esensi pengabdian masyarakat yang sesungguhnya, bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga.Setelah Pak Sarno berpamitan pulang pada sore hari, kami menyempatkan diri untuk melepas penat sejenak. Permainan kartu Uno menjadi pilihan untuk mencairkan suasana dan mempererat kekompakan tim sebelum waktu makan malam tiba. Gelak tawa di sela permainan menjadi energi tambahan bagi kami setelah beberapa hari terakhir disibukkan dengan jadwal yang sangat padat. Momen-momen sederhana seperti inilah yang seringkali menjadi bagian paling berkesan dalam perjalanan KKN.Memasuki waktu malam, terdapat informasi mengenai kegiatan tahlilan bersama warga setelah Isya. Namun, karena saya harus menghadiri pertemuan daring (meet) dengan Pak Pahrul dan rekan-rekan Kormades lainnya, saya memutuskan untuk melaksanakan tahlil mandiri secara personal setelah waktu Maghrib. Setelah koordinasi daring selesai, hari yang produktif ini pun ditutup dengan istirahat. Hawa dingin desa yang menusuk justru memberikan kenyamanan tersendiri, membuat kami semua terlelap dengan nyenyak untuk mengisi kembali tenaga demi agenda esok hari.
Baca selengkapnya →