•
📅
15 Jan 2026 • 22:02:00
Pelaksanaan Edukasi Kebencanaan pada Sekolah Dasar dan Partisipasi Kegiatan Desa di Desa Windujaya
Hari/Tanggal: Rabu, 15 Januari 2026Lokasi: Desa WindujayaProgram: KKN Universitas Jenderal SoedirmanPada Rabu, 15 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman di Desa Windujaya melaksanakan serangkaian kegiatan yang terfokus pada edukasi kebencanaan, partisipasi dalam kegiatan pemerintahan desa, serta pendalaman materi kebencanaan sebagai persiapan program lanjutan.Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan pelaksanaan program KKN Mengajar bertema kebencanaan yang ditujukan kepada siswa kelas 3, 4, dan 5 Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Windujaya, tepatnya di ruang kelas 3 dan 4, dan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. Edukasi kebencanaan diberikan dengan tujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini mengenai berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, serta cara bersikap dan tindakan awal yang dapat dilakukan oleh anak-anak ketika menghadapi situasi bencana.Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi dengan metode yang sederhana, komunikatif, dan disesuaikan dengan usia peserta didik. Penyampaian materi dilakukan melalui penjelasan langsung, tanya jawab interaktif, serta pemberian contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Anak-anak terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan, terutama saat sesi diskusi dan pertanyaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memiliki pengetahuan dasar kebencanaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan diri dan lingkungan.Pada waktu yang bersamaan, sebagian mahasiswa KKN UNSOED turut mengikuti kegiatan Musyawarah Desa yang dilaksanakan di Balai Desa Windujaya dan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. Keikutsertaan mahasiswa dalam musyawarah desa ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung terkait proses pengambilan keputusan di tingkat desa, sekaligus sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung kegiatan pemerintahan desa. Mahasiswa juga berkesempatan untuk memahami berbagai permasalahan dan program desa yang sedang dibahas dalam musyawarah tersebut.Untuk mendukung kelancaran kegiatan, mahasiswa KKN dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang berjumlah 8 orang mahasiswa melaksanakan kegiatan KKN Mengajar di SD Negeri 2 Windujaya, yaitu Nur Rohimah, Jiwo, Isa, Nur Fathonah, Dina, Difa, Sofi, dan Febri. Sementara itu, kelompok kedua yang terdiri dari 3 orang mahasiswa, yaitu Rio, Ridho, dan Isna, mengikuti kegiatan Musyawarah Desa di Balai Desa Windujaya.Pada malam hari, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan sowan ke Kepala Dusun 2, yaitu Bapak Ali. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus diskusi mendalam terkait kebencanaan di Desa Windujaya dan pembahasan mengenai Buku Destana (Desa Tangguh Bencana). Dalam pertemuan tersebut, Bapak Ali menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, potensi bencana yang mungkin terjadi, serta upaya-upaya yang telah dan dapat dilakukan oleh masyarakat desa dalam menghadapi risiko kebencanaan.Diskusi ini menjadi sangat penting bagi mahasiswa KKN karena memberikan pemahaman yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Informasi yang diperoleh dari kegiatan sowan ini akan digunakan sebagai bahan persiapan dalam pelaksanaan FGD 2, sekaligus sebagai dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja kebencanaan yang akan dilaksanakan selanjutnya di Desa Windujaya.Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pada hari ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar, baik bagi masyarakat Desa Windujaya maupun bagi mahasiswa KKN. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang kebencanaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa serta tokoh masyarakat dalam upaya mewujudkan desa yang lebih tangguh terhadap bencana.
Baca selengkapnya →