Nasional-Tematik Literasi Indonesia Kelompok 14
•
📅
10 Jul 2026 • 17:58:00
KKN Tematik Literasi 14 Unsoed Paparkan Program Kerja dan Awali Pengelolaan Perpustakaan Desa Paketingan
Paketingan, 10 Juli 2026 – Komitmen membangun budaya literasi di tengah masyarakat dimulai dengan membangun kolaborasi. Sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian, Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan kegiatan Pemaparan Program Kerja kepada Pemerintah Desa Paketingan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan pada Jumat (10/7). Pada hari yang sama, mahasiswa juga mulai melaksanakan kegiatan pengelolaan Perpustakaan Desa Paketingan sebagai bentuk implementasi awal program literasi yang akan dijalankan selama masa KKN.Kegiatan pemaparan program kerja berlangsung di Balai Desa Paketingan dan diawali dengan persiapan serta penyambutan tamu undangan sejak pukul 09.00 WIB. Kehadiran pemerintah desa, perangkat desa, serta berbagai unsur masyarakat menjadi wujud dukungan terhadap pelaksanaan KKN Tematik Literasi yang mengedepankan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas literasi desa.Mengawali rangkaian acara, Koordinator Mahasiswa Desa KKN Tematik Literasi 14, Jonathan, menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan tim KKN kepada seluruh tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN Tematik Literasi di Desa Paketingan serta berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat terlaksana dengan dukungan dan partisipasi aktif dari pemerintah desa maupun masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa setiap program disusun berdasarkan semangat kolaborasi serta disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Desa Paketingan.Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Kepala Desa Paketingan, Bapak Suwarko. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi 14 Unsoed yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Paketingan. Beliau berharap berbagai program yang telah dipaparkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat budaya membaca dan belajar, serta menjadi langkah bersama dalam mengembangkan literasi sebagai bagian dari pembangunan desa.Memasuki sesi inti, mahasiswa memaparkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya literasi, optimalisasi sarana literasi, edukasi masyarakat, serta berbagai program pendukung lainnya yang diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi desa. Sesi ini juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa dan peserta yang hadir untuk memberikan masukan, saran, maupun penyesuaian terhadap pelaksanaan program sehingga dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Selain agenda pemaparan program kerja, Tim KKN Tematik Literasi 14 juga memulai kegiatan pengelolaan Perpustakaan Desa Paketingan. Kegiatan ini meliputi penataan koleksi buku, pengelompokan bahan bacaan berdasarkan kategori, pendataan koleksi, serta identifikasi kondisi fasilitas perpustakaan. Langkah awal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui kondisi eksisting perpustakaan sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pengembangan perpustakaan selama masa KKN berlangsung.Pengelolaan perpustakaan menjadi salah satu fokus penting dalam KKN Tematik Literasi karena perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai ruang belajar bersama, pusat informasi, sekaligus sarana yang mampu menumbuhkan minat baca masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan pengelolaan yang lebih tertata, perpustakaan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan literasi yang aktif dan berkelanjutan.Melalui rangkaian kegiatan pada hari kedua pelaksanaan KKN ini, Tim KKN Tematik Literasi 14 Unsoed berharap dapat membangun sinergi yang kuat bersama Pemerintah Desa Paketingan dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan berbagai program literasi yang tidak hanya terlaksana selama masa KKN, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan semangat pengabdian, mahasiswa berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang adaptif, berdampak, dan berorientasi pada penguatan budaya literasi sebagai salah satu pilar pembangunan desa.
Baca selengkapnya →