FADHILAH FARHAN NURROCHIM
•
📅
24 Jan 2026 • 22:03:00
Bertahan di Tengah Lumpuhnya Sinyal: Cerita Kare Improvisasi dan "Pengungsian" Lintas Desa
Hari ini Desa Belik benar-benar diuji oleh cuaca. Sejak pagi, hujan turun sangat deras hingga mengakibatkan jaringan internet seluler lumpuh total. Di tengah keterbatasan komunikasi yang hanya mengandalkan WiFi alakadarnya, saya dan Luthfi memutuskan untuk tetap nekat menuju Balai Kecamatan sekitar pukul 09.00 WIB. Agenda kami adalah mengambil barang yang tertinggal sekaligus menjalankan amanah teman-teman untuk menarik tunai uang titipan. Namun, perjalanan ini penuh tantangan; selain harus menembus hujan, kendala sinyal membuat proses transaksi perbankan menjadi sangat sulit. Kami akhirnya bergeser ke Pasar Belik untuk berbelanja bahan makanan, menikmati aroma khas pasar tradisional yang tetap sibuk di tengah cuaca buruk, sebelum akhirnya kembali ke posko dalam kondisi basah kuyup.Sesampainya di posko, saya, Luthfi, dan Hanif langsung beraksi di dapur. Kami mencoba memasak kare dengan resep "coba-coba" hasil kreativitas sendiri. Meski sempat merasa ada yang kurang karena absennya bahan ayam, ternyata rasa kare improvisasi ini tetap juara dan mendapat apresiasi. Di tengah asyiknya kami menikmati masakan tersebut, teman-teman KKN dari Desa Danasari datang berkunjung. Mereka terpaksa "mengungsi" ke posko kami karena desa mereka mengalami mati lampu dan cuaca yang dianggap jauh lebih ekstrem. Padahal, di posko kami sendiri hujan angin masih mengamuk, namun bagi mereka, suasana di sini masih terasa lebih baik untuk berteduh.Kehangatan di dapur berlanjut setelah rekan-rekan dari Danasari pamit pulang. Kami bertiga kembali "berguru" pada ahlinya, yaitu Bu Mar, ibu posko kami. Beliau membimbing kami secara langsung untuk memasak nasi uduk dengan teknik yang benar. Aroma gurih santan yang menyeruak di dapur menjadi penghibur yang pas di tengah suara hujan yang tak kunjung reda di luar sana. Pengalaman belajar memasak langsung dari warga lokal seperti ini selalu menjadi bagian favorit dari keseharian KKN kami.Menjelang malam, meski kondisi jaringan belum stabil, kami tetap melaksanakan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara daring bersama Pak Sarno. Pertemuan ini diikuti juga oleh tim dari Desa Gunungjaya untuk membahas progres kegiatan serta pengisian jurnal KKN. Hari yang panjang ini kami tutup dengan diskusi internal untuk menyusun rencana kegiatan esok hari. Meskipun cuaca dan kendala teknis terus membayangi, semangat koordinasi tim tetap terjaga demi kelancaran program kerja yang sudah menanti di depan mata.
Baca selengkapnya →