Nasional-Tematik Literasi Indonesia Kelompok 14
•
📅
31 Jul 2026 • 21:31:00
Siapkan Generasi Emas 2045, KKN Tematik Literasi 14 Unsoed Dorong Kreativitas Siswa Melalui Proyek Berbasis Buku Bacaan
Paketingan, 31 Juli 2026 – Mewujudkan Generasi Emas 2045 memerlukan investasi jangka panjang melalui penguatan budaya literasi sejak usia dini. Tidak hanya membiasakan anak untuk gemar membaca, literasi juga perlu diarahkan agar mampu mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan mengolah informasi menjadi sebuah karya. Semangat tersebut diwujudkan oleh Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui kegiatan Proyek Berbasis Buku Bacaan di SD Negeri Paketingan 01 yang dilanjutkan dengan pelayanan rutin di Perpustakaan Tholabul Ilmi pada Jumat (31/7).Kegiatan diawali di SD Negeri Paketingan 01 dengan melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI dalam program Proyek Berbasis Buku Bacaan. Pada kegiatan ini, siswa terlebih dahulu membaca buku yang telah disediakan, kemudian didampingi mahasiswa KKN untuk memahami isi bacaan, mengidentifikasi pesan utama, serta mengembangkan ide-ide yang diperoleh menjadi sebuah proyek sederhana. Pendekatan ini dirancang agar kegiatan membaca tidak berhenti pada proses memahami teks, tetapi mampu menghasilkan pengalaman belajar yang lebih bermakna.Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN Tematik Literasi 14 Unsoed memberikan pendampingan kepada setiap kelompok siswa agar mereka dapat bekerja sama, berdiskusi, dan menuangkan gagasan berdasarkan buku yang telah dibaca. Melalui proses tersebut, peserta didik dilatih untuk menghubungkan informasi dari bacaan dengan kreativitas mereka dalam menghasilkan sebuah karya. Suasana belajar yang kolaboratif membuat siswa lebih aktif menyampaikan pendapat, bertukar ide, serta berani mengemukakan hasil pemikirannya di hadapan teman-teman.Program Proyek Berbasis Buku Bacaan menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Keempat kompetensi tersebut merupakan bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju terwujudnya Generasi Emas 2045 yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.Bagi Tim KKN Tematik Literasi 14 Unsoed, kegiatan literasi perlu menghadirkan pengalaman belajar yang mampu menghubungkan buku dengan kehidupan nyata. Melalui proyek berbasis bacaan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari isi buku, tetapi juga belajar mengolah informasi, menyusun solusi, serta menghasilkan karya melalui proses berpikir yang kreatif. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang aktif dan produktif.Setelah rangkaian kegiatan di sekolah selesai, mahasiswa KKN melanjutkan pelayanan rutin di Perpustakaan Tholabul Ilmi, Desa Paketingan. Pelayanan perpustakaan tidak hanya berfokus pada proses peminjaman dan pengembalian buku, tetapi juga menghadirkan ruang belajar yang ramah bagi anak-anak yang berkunjung. Mahasiswa KKN berinteraksi bersama pengunjung, mendampingi anak-anak mewarnai, serta mengajak mereka memanfaatkan berbagai alat permainan edukatif yang tersedia di perpustakaan.Kehadiran berbagai aktivitas tersebut menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang lebih hidup dan menyenangkan. Anak-anak tidak hanya datang untuk membaca buku, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar melalui permainan, kegiatan kreatif, dan interaksi yang positif. Dengan suasana yang hangat dan inklusif, perpustakaan diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi tempat yang mampu mendukung tumbuhnya minat belajar sejak usia dini.Rangkaian kegiatan hari ini menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi memerlukan pendekatan yang beragam. Pembelajaran berbasis proyek di sekolah mendorong peserta didik untuk berpikir lebih kreatif dan kritis, sementara pelayanan perpustakaan memberikan ruang bagi anak-anak untuk terus belajar, bermain, dan berinteraksi dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mereka. Kedua kegiatan tersebut saling melengkapi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.Melalui kolaborasi bersama sekolah, pengelola Perpustakaan Tholabul Ilmi, pemerintah desa, serta masyarakat, KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi penguatan budaya literasi di Desa Paketingan. Dengan langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, diharapkan lahir generasi yang gemar membaca, kreatif, adaptif, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas 2045.
Baca selengkapnya →