Nasional-Tematik Literasi Indonesia Kelompok 14
•
📅
04 Aug 2026 • 21:32:00
Dari Buku Menjadi Karya, KKN Tematik Literasi 14 Unsoed Rampungkan Rangkaian Program di SDN Paketingan 03
Paketingan, 4 Agustus 2026 – Membaca bukan sekadar memahami isi halaman, tetapi juga dapat menjadi pintu untuk melahirkan ide, kreativitas, dan karya. Semangat tersebut kembali dihadirkan oleh Tim KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui kegiatan Proyek Berbasis Buku Bacaanbbersama siswa kelas V dan VI SD Negeri Paketingan 03 pada Selasa (4/8). Kegiatan ini menjadi agenda terakhir yang dilaksanakan Tim KKN Tematik Literasi 14 Unsoed di SD Negeri Paketingan 03 setelah sebelumnya menghadirkan sejumlah kegiatan literasi bersama para siswa.Program Proyek Berbasis Buku Bacaan dirancang untuk mengajak siswa mengembangkan pemahaman terhadap bacaan menjadi sebuah karya kreatif. Setelah memperoleh inspirasi dari buku yang dibacakan oleh fasilitator, siswa diarahkan untuk mengolah gagasan tersebut melalui kegiatan berbasis proyek. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa tidak hanya berfokus pada pemahaman teks, tetapi juga diajak menerjemahkan informasi dan ide ke dalam bentuk karya.Dalam pelaksanaannya, siswa memanfaatkan bahan sederhana berupa kain flanel dan potongan kardus sebagai media untuk membuat proyek. Penggunaan bahan-bahan tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi kreativitas dengan sumber daya yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Melalui proses tersebut, siswa dapat belajar bahwa sebuah karya tidak selalu membutuhkan bahan yang kompleks, melainkan dapat dimulai dari benda-benda sederhana yang diolah dengan ide dan kreativitas.Mahasiswa KKN Tematik Literasi 14 Unsoed turut mendampingi siswa selama proses pengerjaan proyek. Pendampingan dilakukan melalui diskusi, pemberian arahan, serta dukungan kepada siswa dalam mengembangkan gagasan yang mereka miliki. Siswa diberikan ruang untuk berkreasi sekaligus menentukan cara mereka dalam menyelesaikan proyek berdasarkan hasil pemahaman terhadap buku bacaan.Proses pembuatan proyek juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama. Mereka saling bertukar ide, membagi tugas, dan membantu satu sama lain selama proses pengerjaan. Aktivitas tersebut secara tidak langsung melatih kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran.Lebih dari sekadar menghasilkan karya, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Mereka belajar memahami informasi dari buku, menentukan gagasan yang relevan, kemudian mengolahnya menjadi sebuah hasil karya. Dengan demikian, aktivitas membaca dapat memberikan pengalaman yang lebih luas dan tidak berhenti pada pemahaman isi bacaan semata.Kegiatan Proyek Berbasis Buku Bacaan juga menjadi momen khusus bagi Tim KKN Tematik Literasi 14 Unsoed karena menandai selesainya rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri Paketingan 03. Selama pelaksanaan KKN, berbagai kegiatan literasi telah dihadirkan di sekolah tersebut sebagai upaya mendekatkan siswa dengan buku melalui metode yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan.Namun, selesainya rangkaian kegiatan di SD Negeri Paketingan 03 bukan berarti seluruh program KKN Tematik Literasi 14 Unsoed telah berakhir. Tim masih akan melanjutkan berbagai program literasi di sekolah lain serta melaksanakan agenda lainnya di Desa Paketingan. Dengan demikian, kegiatan hari ini menjadi sebuah penanda perpindahan fokus program, bukan akhir dari keseluruhan perjalanan pengabdian.Setelah kegiatan di SD Negeri Paketingan 03 selesai, mahasiswa KKN melanjutkan aktivitas melalui Pelayanan Perpustakaan Desa Paketingan, Perpustakaan Tholabul Ilmi. Pelayanan rutin ini menjadi bagian dari upaya mendukung keberlangsungan layanan literasi bagi masyarakat sekaligus memastikan perpustakaan tetap menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.Dalam pelayanan tersebut, mahasiswa turut membantu aktivitas perpustakaan dan berinteraksi dengan masyarakat yang datang berkunjung. Anak-anak juga menjadi bagian dari aktivitas di perpustakaan dengan memanfaatkan ruang dan koleksi yang tersedia. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih ramah sehingga masyarakat semakin nyaman untuk berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar.Perpustakaan Tholabul Ilmi tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi bacaan, tetapi juga memiliki potensi sebagai ruang interaksi dan pembelajaran masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan rutin menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem literasi di Desa Paketingan.Rangkaian kegiatan hari ini menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi. Pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa untuk menghubungkan bacaan dengan kreativitas, sedangkan pelayanan perpustakaan memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berinteraksi dengan buku dan berbagai aktivitas literasi.Melalui KKN Tematik Literasi 14 Universitas Jenderal Soedirman, setiap program diharapkan mampu memberikan pengalaman dan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Paketingan. Setelah menutup rangkaian kegiatan di SD Negeri Paketingan 03, perjalanan literasi Tim KKN Tematik Literasi 14 Unsoed akan terus berlanjut melalui berbagai program di sekolah lain dan ruang-ruang literasi masyarakat lainnya.
Baca selengkapnya →